Top Menu

Jepang, Negara Dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia



NIM                : 3101 1002 1530
Nama               : Yulinda Isnaniah
Jurusan            : Teknik Informatika
Matkul             : Teknik Presentasi




Untuk Download Versi Power Point
 Di Sini


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jepang, negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia

Menurut survei yang di lakukan oleh (EIU)  Economicts Intelegent Unit pada 5 february 2013 lalu, di dapatkan hasil bahwa, Jepang negara dengan iaya hidup paling mahal di dunia. Dominasi Jepang tentu saja karena mata uang Yen yang terus meningkat dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini. survei ini mendasarkan peringkat padabarang  belanjaan umum, seperti pakaian,sayuran, barang elektronik & tembakau. Dan di luar biaya akomodasi seperti membeli kendaraan dan biaya sekolah.sebagai contoh, makanan ( nasi bungkus kecil, jagung bakar, paha ayam kaki lima, KFC, maupun MC Donald ) harganya nyaris sama yaiutu sekitar RP 30.000 /pcs. Fotocopy ( Self copy ) RP 3.000 / lembar, gunting rambut untuk pria RP 100.000 dan minimal RP. 200.000 untuk wanita.
Biaya hidup di dasarkan pada beberapa fktor utama yaiutu anatara lain :
1.      Tempat tinggal
Ini merupakan pengeluaran terbesar pertama yang harus kita keluarkan. Harga sewa kama rata-rata berkisar anatara Rp 4.000.000 (40.000 yen) perbulan, bertype standart yaitu 1LDK (living dining kitchen). Selain biaya sewa kamar ada  beberapa biaya tambahan yang harus di bayar seperti uang kunci, biaya jaminan asuransi kerusakan, biaya komisi dll.
2.      Makan dan minum
Merupakan pengeluaran terbesar kedua yang harus di keluarkan setelah biaya rumah. Harga rata-rat makan di warung atau restauran termurah adalah sekitar Rp 100.000 untuk makan siang dan biasanya itu sudah termasuk dessert,  ice cream, kopi atau minumam lain, dan RP 150.000 untuk makan malam. Sedangkan kalau memesan kopi di luar jam makan siang, maka hatrganya akan menjadi RP 35.000 per cangkir.
3.      Transportasi
Kereta api, bus dan sepeda merukan transportasi umum yang paling sering di jumpai di negara tersebut. Untuk bus hatga yang harus di bayar adalah sekitar RP 20.000 (200 yen), jauh dekat sama saja. Sedangkan untuk kereta api harga termurah yaitu 200 yen untuk sampai tiga stasiun yang  jarak masing-masing stasiun berkisar 1-3 Km. Bai yang mengendari sepeda, kita hany perlu membayar uang parkir yaitu sekitar Rp 150.000 per bulan. Dan untuk yang mempunyai kendaraan pribadi seperti mobil, uang parkir yang harus di bayar yaitu sekitarRP 10.000 per 15 menit dan RP 2.000.000 per bulan.
4.      Listrik, air dan gas
Biaya ini biasanya di bayar terpisah, jadi taidak termasuk harga kamar. Total umumnya adalah Rp 800.000 (8.000 yen).
5.      Telepon dan internet
Di Jepang, baik telepon maupun internet bukan hal yang sulit untuk di dapatkan maupun di akses. Umumnya semua rumah maupun kamar di Jepang sudah di lengkapi dengan sambungan telepon dan internet. Biaya bulanan yang harus di bayar untuk internet yaiutu sekitar 4.000-5.00 yen (Rp 400.000-500.000).
6.      Laundry
Untuk golongan pelajar maupun mereka yang hidup sendiri dengan kamar yang relatif sempit tentu saja sepertinya tidak memiliki cukup tempat untuk meletakkan mesin cuci, jadi alternatif yang terbaik adalah pergi ke laundry. Tentu saja sedikit repot, karena pakaian yang sudah di cuci harus di bawa pulang ke rumah, untuk di jemur dan d lipat sendiri. Biayannya adalah sekitar 300 yen ( Rp 30.000 ) per sekali cucian atau sekitar 8-10 Kg potong pakaian.
7.      Hiburan
Hiburan yang paling murah adalah televisi, selain harus mengeluarkan uang untuk membeli  televisi, ada juga biaya lain yang harus di bayar yaitu iuran televisi sekitar 2700 yen per tiga bulan. Sedangkan untuk bioskop, harga tiket masuk yang harus di baar sekitar 1000-5000 yen.
8.      Asuransi kesehatan
Di Jepang, tanpa memiliki asuransi kesehatan, sakit di negara tersebut bisa menjadi malapetaka karena biaya berobat yang sangat mahhal. Biaya minimal untuk berobat ringan seperti demam atau sakit gigi di klinik ataupun rumah sakit di Jepang sekitar 1000 yen ( Rp 100.000 ) dan itu sudah termasuk asuransi. Jadi bayangkan saja jika anda tidak mempunyai asuransi kesehatan, karena kita hanya perlu membayar 30% saja dan 70% biaya berobat telah di tanggunng asuransi. Rata-rata biaya asuransi yang harus di bayarkan sekitar 5000-7000 yen per bulan.

            Sebagai contoh perbandingan, biaya hidup antara Jepang dan Korea sangat jauh berbeda.





Serta kesimpulan yang  dapat di ambil dari penjelasan di atas, perkiraan biaya hidup di Jepang dalam satu bulan yaitu :



            Perlu di catat, perkiraan biaya hidup di atas menggunakan  standart orang Indonesian dan lokal dengan status single dan golongan kpekerja kelas bawah. Jadi jika di tanya bagaimana rata-rata biaya hidup orang Jepang secara umum ? maka jawabanya jauh lebihh mahal lagi, karena sebagai contoh, jika kita akan menghadiri suatu acara dari relasi maupun sahabat serta tema-teman kita, kita setidaknya memberikan sumbangan sebesar 30.000 yen ( Rp 3.000.000 ), untuk sekolah anak kita minimal perlu menyiapkan dana tabungan sebesar 10.000.000 yen ( Rp 1.000.000.000 ), dan untuk pemakan dana yang harus di siapkan sebesar 2.000.000 yen (Rp 200.000.000 ).

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates